Electrolux mesin kopi semi automatic

By Unknown   Posted at  06.13   mesin No comments



“Ngapain minum espresso? Itu kan kopi pahit” Itu komentar teman2 saya kalau pesan kopi ini disebuah resto kopi. Ah, saya sudah kadung cinta dengan espresso, ia sebeanrya tidak pahit, tapi memang disajikan dalam porsi 30ml istilahnya single shot, tapi inilah kopi yang sebenarnya dan saya punya passion tersendiri terhadap jenis minuman ini. Espresso biasa diminum sepanjang hari dan anda harus mencobanya untuk merasakan kenikmatan this real black devil.

Espresso adalah jenis minuman kopi yang dihasilkan dengan cara memberikan tekanan udara melalui sebuah mesin khusus. Menjadi minuman sehari-hari terutama di Italia disajikan dengan atau tanpa gula sesuai selera. (lihat posting saya terdahulu tentang kebiasaan orang Itali nyeruput espresso di sini).
espresso10
Saya tergila-gila dengan espresso gara2 suka melancong ke situs Cofeegeek dan menonton juara dunia barista (ahli penyaji kopi) Paul Basset di kanal TV Discovery Travel & Living. Paul Basset & Coffeegeek mengajarkan bagaimana membuat espresso yang benar bagi para penggemar kopi beserta tips yang sangat berguna seperti bagaimana cara memilih mesin espresso beserta peralatan pendukungnya.

Cita2 saya adalah memiliki mesin espresso Rancilio Silvia dari Itali yang harganya sekitar 500 dolar lebih di luar negeri. Caswell di daerah Kemang menjualnya dengan harga 8.5 jutaan karena harus membayar berbagai pajak import. Namun karena Rancillio lumayan mahal, maka saya harus puas dengan mesin espresso Electrolux yang harganya lebih murah, tapi tetap bisa menghasilkan espresso yang “lumayan” untuk sekedar ngopi di rumah.

Mari kita berkenalan dengan alatnya :
esp.jpg
Ini mesinnya yang sudah setia membuat espresso bertahun-tahun dibeli di Electronic City Jakarta.

Tombol2nya tidak terlalu rumit, yang kiri atas adalah tombol untuk frothing (proses untuk membuat susu mengembang, biasanya digunakan untuk capuccino atau latte) dan membuat espresso. Kiri bawah tombol on/off, sedangkan yang besar di kanan untuk diputar saat membuat kopi (putar kanan) dan frothing (kiri).
esp3.jpg
Yang terakhir adalah tiga ukuran filter, kecil (1/2 gelas), sedang (1 gelas), dan besar (2 gelas). Ini jenis pressurized filter, artinya filter yang tidak cerewet dan selalu bisa menghasilkan espresso dengan resiko kegagalan yang minimal. Mengapa demikian? Mesin espresso seperti Rancilio tidak membuat filter jenis ini, jadi takaran kopi dan proses tamper harus dilakukan secara benar dalam proses pembuatan espresso. Ribet ya ? Tapi bagi saya, ini hobi yang menyenangkan sekaligus mengasyikan.

Karena mesinnya bukan sekelas mesin profesional, maka tamper (untuk menekan kopi) bersatu dengan sendok kopi dan terbuat dari bahan plastik. Kalau mau serius, anda bisa membeli tamper dari bahan alumunium atau stainless dengan harga bervariasi antara 400 ribu ke atas.

Yang di atas disebut dengan portafilter, yaitu alat untuk menempatkan kopi. Gagangnya sekali lagi terbuat dari plastik hinggan cukup ringan. Mesin espresso kelas prosumer  menyertakan portafilter yang terbuat dari bahan stainless berdiameter 53 atau 58mm dan tentu saja lebih berat (450-500 gr)
Posting selanjutnya : praktek membuat espresso dengan mesin ini.

About the Author

Nulla sagittis convallis arcu. Sed sed nunc. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.
View all posts by: BT9

0 komentar:

Back to top ↑
Connect with Us

    Popular Posts

© 2013 K O P I K U. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.